Banyak orang merasa bingung untuk menentukan berapa harga yang harus dibayar untuk hasil karyanya sendiri. Apalagi untuk pekerjaan layanan jasa yang tentunya tidak dapat dihitung secara mudah. Layanan jasa seperti voice over contohnya, dimana pekerjaan ini menghasilkan karya suara untuk dapat dinikmati oleh pendengarnya untuk berbagai hal seperti mempromosikan produk, membawakan pesan melalui sebuah cerita, membacakan berita, dan sebagainya. Mungkin ada beberapa komponen yang dapat dihitung terlebih dahulu seperti modal seorang VO Talent yaitu studio yang digunakan, mic, laptop, software editing suara dan sebagainya. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang akan mempermudah seorang VO Talent dalam menentukan rate card

 

  1. Tentukan goals dari pekerjaanmu
    Membangun karir sebagai VO Talent tentunya harus melalui berbagai proses yang ada. Menentukan goals dari pekerjaan ini juga sangat penting agar kita bisa menentukan berapa nilai yang akan diberikan untuk karya yang dihasilkan. Misalnya, di tahun pertama sebagai VO Talent, goals yang ingin dicapai adalah membangun relasi dengan klien sebanyak-banyaknya. Maka rate card juga akan disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan klien di tahun pertama. Bagaimana kita mampu membangun kepercayaan terlebih dahulu dan mengambil hati klien untuk terus memakai jasa suara kita. Lalu, tentukan juga goals apa yang ingin dicapai selanjutnya seiring dengan aset yang kita miliki untuk membuat karya kita semakin bagus lagi.
  2. Rate Card dapat ditentukan dari seberapa banyak pengalaman yang dihasilkan. Seorang VO Talent, tentunya mempunyai ukuran tersendiri untuk menentukan rate cardnya, dari pengalaman yang dimilikinya. Biasanya semakin banyak pengalaman kerja yang dimiliki, atau semakin banyak karya yang dihasilkan untuk industri voice over, maka semakin tinggi nilai yang dimilikinya. Tidak hanya karya saja, tetapi juga seberapa banyak pelatihan yang sudah diikuti, dan tingkatannya untuk mempertajam skill yang dimiliki. Hal ini dapat menjadi portofolio bagi VO Talent untuk mengajukan harga pada calon klien.
  3. Tentukan rate card dari berbagai aspek seperti panjang naskah, waktu yang dihabiskan, jumlah naskah, media yang digunakan, dan sebagainya. Banyak aspek yang dapat digunakan seorang VO Talent untuk menentukan harga untuk karya yang dihasilkan. Biasanya, banyak yang memberi harga dari jumlah kata pada naskah. Namun, tidak hanya dari itu saja, tetapi juga memperhatikan media yang digunakan dari suatu proyek yang sedang digarap. Misalnya seorang calon klien yang memiliki naskah iklan radio akan berbeda harganya dengan naskah video pembelajaran. Mengapa? Karena VO Talent juga harus memperhatikan jangkauan karya yang dimana banyak penonton akan mendengarkan suaranya atau mendapatkan terpaan iklan tersebut. Ada juga VO Talent yang dapat menggunakan waktu jam yang dihabiskan untuk menggarap suatu proyek. Semua aspek tersebut dapat ditentukan sendiri sesuai kapasitas skill yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *