Tone suara bagi seorang VO Talent memegang peran yang sangat penting untuk mengasosiasikan narasi atau teks yang ia bawakan. Selain pemilihan kata yang tepat dalam pembuatan teks, tone suara juga menjadi salah satu faktor penentu untuk menarik minat pendengarnya. Berikut adalah jenis-jenis tone suara secara umum yang sering digunakan oleh seorang VO Talent:
1. Deep Tone
Suara yang dalam dan berat adalah jenis suara yang banyak diminati. Memilih suara jenis ini dapat menambah pengaruh dan kesan profesionalisme. Selain itu, bisa menarik audiens dan menciptakan perasaan yang dapat dipercaya secara keseluruhan. Suara ini bisa juga terdengar menggelegar sehingga cocok untuk untuk narasi dongeng, company profile yang sangat resmi, hingga iklan yang ingin menimbulkan kesan elegan.
2. Medium Light Tone
Beberapa naskah dengan narasi yang panjang, seperti E-Learning dan Audio Books sangat cocok dengan jenis suara ini. Medium Light Tone adalah jenis suara yang fresh dan ringan sehingga pendengar tidak begitu membutuhkan konsentrasi (steal focus) yang berlebihan. Suara ini selalu menjadi karakter suara yang cukup digandrungi dan sering dikaitkan dengan jenis Video Corporate karena dianggap mampu menggambarkan pencapaian yang ingin ditampilkan oleh sebuah perusahaan. Karakter dengan suara medium tone ini juga tepat untuk membacakan sebuah narasi dalam video yang di dalamnya berisi pesan moral, sosial, budaya dan kemanusiaan.
3. Up Tone
Tone suara yang satu ini sering dikaitkan dengan kebutuhan commercial karena lebih menjual. Tone suara ini memberikan kesan ramah, bersahabat dan bersemangat. Bahkan tidak jarang, VO Talent yang menggunakan tone suara ini mampu menyalurkan energi positif dan ceria ke audiens. Selain untuk iklan, tone suara ini cocok digunakan untuk membawakan teks kampanye, motivasi, dan lain sebagainya yang membangkitkan optimisme dan antusiasme audiens.