Naskah News
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Pantau Sekolah Terdampak Banjir
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, memberikan bantuan berupa alat tulis serta kebutuhan siswa SMPN 24 Tangerang lainnya, Jumat (10/1/2020). Menurut Jamaluddin, banjir yang melanda sekolah setinggi satu meter ini, merupakan banjir paling parah diantara tiga sekolah lainnya. “SMPN 24 Tangerang termasuk yang paling parah dibandingkan dengan beberapa SMP lainnya, seperti SMPN 13, SMPN 11, dan SMPN 18,” ujar Jamaluddin. Terkait banjir yang datang menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Jamaluddin memastikan bahwa lab komputer tidak ada hambatan. “Untuk semua sekolah, Alhamdulillah lab komputer aman, karena berada di lantai 2. InsyaAllah di bulan April, UNBK berjalan dengan lancar,” lanjutnya. Sekolah dengan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata ini, harus menelan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Musibah ini diharapkan menjadi pembelajaran, agar selalu bertawakal kepada Yang Maha Kuasa.
(to be continued)
Artikel Website
TIMELINE #POSITIVEMOVEMENT BERSAMA dr. TIRTA
Rabu, 13 Mei 2020 pukul 20:30 WIB di RSPI Sulianti Saroso, dr. Tirta bersama dr. Putra bertugas untuk membantu gugus relawan berkoordinasi dengan relawan di seluruh Indonesia. Selain itu, dr. Tirta beserta tim nya rutin mengedukasi masyarakat sampai tingkat RT dan RW mengenai pentingnya melawan covid 19 dengan cara memakai masker, gerakan gotong royong mandiri, dan tidak lupa untuk cuci tangan, kehidupan yang bersih, serta ketahanan pangan. dr. Tirta juga rutin membantu teman-teman relawan yang bekerja di garda terdepan, seperti relawan yang selalu mensterilisasikan zona merah.
Dari insta story dr. Tirta (@dr.tirta) jumlah dalam sehari bertambah 600 korban, tetapi itu semua tidak sia-sia, karena menurut dr. Tirta “semua perbuatan baik tidak pernah sia-sia. Insyaallah dicatat dan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti. Tugas kita memutus rantai infeksi dan menyebarkan kebaikan ke seluruh masyarakat Indonesia agar bisa mengusir covid di permukaan bumi ini.”
Faktor jumlah kasus positif covid 19 yang terus meningkat adalah virus ini akan berkembang terus menerus karena mutasinya juga banyak, oleh karena itu virus ini mungkin bisa nol atau naik lagi. Yang bisa kita lakukan adalah kontrol agar terkendali. Membantu pengontrolan virus ini dengan cara membantu mengurangi infeksi dan memutus rantai infeksi. Selain itu, kita juga harus masih mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup menjadi lebih baik. Contohnya dari teman-teman media yang mengikuti untuk selalu menyebarkan narasi positif, narasi perjuangan, dan narasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Jangan dijadikan angka naik drastis itu sebagai kegagalan, karena itu hanya sebuah angka. Tetapi jadikan itu sebagai kesadaran kita bahwa covid bukan untuk ditakuti tetapi untuk dilawan. Dan masker adalah hal paling pertama untuk memutus rantai infeksi.
(to be continued)
Penulisan Skenario
TOMPI YAKIN BAHWA LUKA YANG DIALAMI RATNA SARUMPAET MERUPAKAN LUKA BEKAS OPERASI PLASTIK
PENGANTAR (LEAD)
Sidang ke- 10 Ratna Sarumpaet terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoax kembali digelar pada Selasa/ 23 April 2019 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan// Ratna Sarumpaet lagilagi terlihat hadir di persidangan sendirian tanpa didampingi keluarganya// Dalam sidang kali ini/ Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) memanggil dua orang saksi yaitu Rocky Gerung sebagai pengamat politik sekaligus aktivis dan dokter bedah plastik sekaligus penyanyi Tompi//
Selengkapnya simak hasil liputan pada sidang lanjutan Ratna Sarumpaet/////
VO:
ROCKY GERUNG DAN TOMPI DIMINTAI HADIR MENJADI SAKSI DALAM PERSIDANGAN LANJUTAN RATNA SARUMPAET // PEMANGGILAN ROCKY DAN TOMPI MERUPAKAN PEMANGGILAN TERAKHIR BAGI KEDUANYA/ KARENA DALAM DUA SIDANG SEBELUMNYA ROCKY MAUPUN TOMPI TIDAK BISA HADIR SEBAGAI SAKSI DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN// KETIKA TOMPI DIMINTAI KETERANGAN/ TOMPI MENGETAHUI KASUS YANG DIDUGA DIAKUI SEBAGAI PEMUKULAN YANG DIALAMI RATNA SARUMPAET TERSEBAR DI MEDIA SOSIAL TWITTER MILIK DR TOMPI// PADA SAAT ITU/ TOMPI MELIHAT FOTO RATNA SARUMPAET DI POSTINGAN TWITTER MILIK FADLI ZON//
INSERT: TOMPI
Pertama kali saya tahu cerita kasus ini waktu baca tweet dari pak Fadli Zon yang memposting foto beliau bersama dengan bu Ratna dengan background ada beberapa poster-poster film di belakangnya. Jaraknya rada jauh, kelihatan satu badan. Di situ keterangan dari tweet Fadli Zon mengatakan telah terjadi pemukulan terhadap ibu Ratna Sarumpaet.
VO:
SETELAH MELIHAT POSTINGAN TWEET DARI FADLI ZON/ TOMPI MASIH MEMPERCAYAI DAN BELUM TIMBUL KECURIGAAN KASUS PEMUKULAN YANG DIALAMI RATNA SARUMPAET// BAHKAN/ TOMPI SEMPAT MENAWARI DIRI APABILA RATNA SARUMPAET MEMBUTUHKAN BANTUAN DOKTER PROFESIONAL AHLI BEDAH PLASTIK/ TOMPI BERSEDIA UNTUK MENOLONG//
(to be continued)